This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 30 November 2018

CP3 Praktikum Pemrograman berorientasi objek | Kelas B

Sebagai evaluasi dari materi yang telah diberikan, kerjakan soal berikut dengan menerapkan prinsip - prinsip object oriented programming yaitu, constructor, interface, abstract class dan method chain.

Soal : Buatlah class dan Object untuk mencari luas dan volume kerucut  dengan ketentuan sebagai berikut :

- nilai luas lingkaran dan h di input melalui konstruktor
method yang wajib ada adalah, nil_r , nil_s , luas kerucut , dan volum kerucut.

Kerjakan melalui http://3v4l.org , dan cantumkan link nya dalam komentar.

Kece, 7 Startup Terbaik di Indonesia Ini Berhasil Masuk Forbes 2018

Suatu kebanggaan tersendiri bagi setiap orang yang berhasil terpilih dalam daftar "30 Under 30 Asia". Menurut Forbes mereka semua adalah individu atau kelompok yang memiliki pengaruh positif bagi banyak orang.
Dari 10 kategori yang ada, terdapat 11 orang Indonesia yang masuk ke dalam daftar "30 under 30 Asia. Tujuh di antaranya merupakan perusahaan startup yang sangat menonjol di bidangnya masing-masing.

1. Crowde

Kece, 7 Startup Terbaik di Indonesia Ini Berhasil Masuk Forbes 2018keluargafauzi.net
Melaui Crowde, Yohanes Sugihtononugroho selaku pendirinya ingin menghubungkan petani dengan para investor. Dengan begitu, para petani bisa terhindar meminjam modal dari bank dan lintah darat. Crowde menggunakan sistem bagi hasil yang telah disepakati di awal.
Per Agustus 2017 telah ada 140 proyek yang telah didanai Crowde, 32 sudah selesai, 80 masih berjalan, dan 20 lagi sedang menunggu dana terkumpul.

2. Modalku 

Kece, 7 Startup Terbaik di Indonesia Ini Berhasil Masuk Forbes 2018salaamgateway.com
Jika Crowde fokus pada nasib petani Indonesia, Modalku memberikan pinjaman ke UMKM. Terdaftar secara resmi pada otoritas jasa keuangan (OJK), Modalku menghadirkan layanan pinjaman dengan metode peer-to-peer (P2P) lending. Hingga saat ini, sudah ada dana sebesar Rp 837 miliar yang telah dipinjamkan.

3. PayAccess 

Kece, 7 Startup Terbaik di Indonesia Ini Berhasil Masuk Forbes 2018esquire.co.id
Seiring dengan maraknya penggunaan e-money, PayAccess semakin dikenal masyarakat. Meski masih beroperasi di Malang, sudah ada  415.000 pengguna yang terdaftar. Sama halnya dengan TCASH, PayAccess bisa digunakan untuk transaksi nontunai, seperti pembayaran di merchant, isi pulsa seluler, hingga transfer antar pengguna. Hebatnya lagi, PayAccess telah menerima pendanaan Seri A pada pertengahan 2017. 

4. Karta

Kece, 7 Startup Terbaik di Indonesia Ini Berhasil Masuk Forbes 2018urbanhire.com
Bukan sebagai transportasi online, Karta hanya berfokus kepada perusahaan yang ingin beriklan melalui pengendara motor. Sudah banyak perusahaan besar yang menggunakan jasanya, seperti Unilever, P&G, Astra, dan Telkomsel. Hingga saat ini, perusahaan besutan Jeff Hendrata dan Andrew Tanner telah tersedia di 20 kota besar Indonesia. 

5. Sale Stock

Kece, 7 Startup Terbaik di Indonesia Ini Berhasil Masuk Forbes 2018salestockindonesia.com
Sale Stock didirikan pasangan suami istri, Lingga Madu dan Ariza Novianti dengan tiga orang lainnya sejak 2014. Sebagai salah satu e-commerce fashion terbesar di Indonesia, mereka mampu bersaing dengan Alfacart, Zalora, dan Berrybenka. Sale Stock juga mendapatkan dukungan pendanaan dari Ardent Capital.

6. Prelo

Kece, 7 Startup Terbaik di Indonesia Ini Berhasil Masuk Forbes 2018prelo.co.id
Masih banyak orang dilema mengenai jual beli barang bekas melalui aplikasi online. Melalui Prelo, CEO sekaligus pendirinya Fransiska Hadiwidjana ingin menepis kegalauan tersebut dengan memberikan fitur "No KW". Selain barang bekasnya terjamin original, para pengguna juga diberikan garansi keamanan waktu belanja dan jaminan uang kembali.

7. Fabelio

Kece, 7 Startup Terbaik di Indonesia Ini Berhasil Masuk Forbes 2018fabelio.com
Berdiri di bawah PT Tiga Elora Nusantara, Fabelio merupakan startup yang berdiri sejak 2015. Memberikan harga terjangkau, Fabelio mampu menghadirkan produk-produk berkualitas seperti sofa, meja, kursi, rak, dan sebagainya. 
Tak hanya itu, adanya fitur "home by Fabelio" memungkinkan pelanggan untuk bisa mendapatkan fasilitas desain interior rumah, yang dikerjakan langsung dari spesialis desainer interior hingga layanan manajemen proyek.

Nah, itulah tujuh nama startup yang dianggap Forbes akan sangat berpengaruh di masa depan. Bisa jadi inspirasi kita untuk terus berinovasi menciptakan startup yang menjanjikan di Indonesia, nih.
Sumber : https://www.idntimes.com/business/economy/reza-iqbal/7-startup-indonesia-masuk-forbes-2018-1/full

CP3 Praktikum Pemrograman Berorientasi Object | Kelas A

Sebagai evaluasi dari materi yang telah diberikan, kerjakan soal berikut dengan menerapkan prinsip - prinsip object oriented programming yaitu, constructor, interface, abstract class dan method chain.

Soal : Buatlah class dan Object untuk mencari luas dan keliling trapesium dengan ketentuan sebagai berikut :

- nilai m, t dan da di input melalui konstruktor
- method yang wajib ada adalah, set m, set t, set da, hitung a, hitung luas, hitung keliling.

Kerjakan melalui http://3v4l.org , dan cantumkan link nya dalam komentar.

Ini Alasan Internet Indonesia Lemot Dibanding Negara Lain


Kabel Serat Optik

JAKARTA - Kebutuhan manusia akan internet dewasa ini semakin meningkat. Pasalnya internet mampu membantu setiap sendi kehidupan menjadi lebih mudah dari mencari informasi, hiburan, mengakses aplikasi, dan banyak lagi.
Sayangnya, kecepatan Internet di Indonesia saat ini tertinggal jauh dari negara tetangga, Singapura. Menurut laporan OpenSignal, Indonesia menempati peringkat ke-6 terburuk dengan kecepatan keseluruhan 6,66 Mbps, setelah negara Mesir. Sementara itu, Korea Selatan menduduki peringkat pertama terbaik dengan kecepatan unduh 45,58 Mbps dan diikuti oleh Norwegia dan Singapura.
Menanggapi hal tersebut Direktur Utama Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI), Anang Latief mengatakan jika hal tersebut karena OpenSignal mengukur dari seluruh total wilayah Indonesia. Pasalnya di Indonesia sendiri, lanjut dia beberapa daerah khususnya di Timur dan Kalimatan masih terdapat ketimpangan infratruktur digital.
Misalnya, dari data Kominfo pada 2017 rata-rata kecepatan unduh di Jakarta mencapai 7Mbps, sementera itu di Papua hanya sekira 300Kbps.
"Ketimpangan itu ada ya memang ada, karena infrastrukturnya. Belum lagi jika kabel optik terputus karena ulah seseorang, yang mereka pikir kabel tembaga dan bisa dijual. Tapi kalau mengukur di Jakarta saja, itu jauh bisa melawan Singapura. Karena kan di Jakarta bisnisnya sudah bagus. Kalau daerah-daerah di hitung (Survey Open Signal) susah ya," kata Anang kepada Okezone di Gedung Merdeka, Jakarta, Kamis (29/11/2018).
Tak hanya itu, kondisi geografis di Indonesia juga menjadi salah satu alasan mengapa kecepatan internet di Indonesia tertinggal. Seperti halnya banyaknya gunung dan hutan yang membatasi sinyal serta kondisi alam yang ekstrem di beberapa daerah. 
"Kompleksitas Indonesia dengan negara lain itu berbeda, sehingga dihitung itu sulit. Apalagi yang berada dilaut karena melawan alam, misal terputus karena arus di bawah laut yang sangat besar. Selain itu, pengguna kita 143 juta pengguna internet jadi lambat saat dirata-ratakan. Di sana (Singapura) 5 juta pengguna, jadi tidak fairnya seperti itu," lanjut dia.
Lebih lanjut, Anang menyebutkan jika proyek Palapa Ring yang dicanangkan Kominfo dan BAKTI nantinya mampu membuat internet di Indonesia lebih cepat.
"Kalau Palapa Ring sudah selesai lebih kenceng lagi, kalau pakai jaringan serat optik tidak berasa," pungkas dia.
sumber : https://techno.okezone.com/read/2018/11/29/54/1984579/ini-alasan-internet-indonesia-lemot-dibanding-negara-lain

Rabu, 28 November 2018

CP3 Bahasa Pemrograman Visual | Kelas B

Buatlah Blog seperti ketentuan yang telah disampaikan terdiri dari:
1. Halaman penjelasan mengenai tool yang digunakan
2. Halaman mengenai anggota kelompok
3. Post - post yang berisi tutorial dasar - dasar penggunaan tool yang telah dipilih sebelumnya.

submit jawaban dengan menyampaikan link blog pada kolom komentar dibawah post ini.

8 Aplikasi Populer di Android Diam-diam Curi Data Pengguna

Delapan aplikasi Android yang secara kolektif diunduh lebih dari dua miliar kali di Google Play Store diam-diam mencuri data pengguna. Setidaknya begitu temuan teranyar dari firma analisis aplikasi, Kochava.
Tujuh aplikasi di antaranya dinaungi “Cheetah Mobile”, yakni perusahaan China yang tahun lalu terdaftar sebagai perusahaan publik di bursa New York Stock Exchange.
Masing-masing aplikasi itu adalah Clean Master yang diunduh lebih dari satu miliar kali,  Security Master (540 juta unduhan), CM Launcher 3D (225 juta), Battery Doctor (200 juta), Cheetah Keyboard (105 juta), CM Locker (105 juta), dan CM File Manager (65 juta).
Satu aplikasi lainnya yang teridentifikasi curang adalah Kika Keyboard. Tak kurang dari 205 juta orang mengunduhnya via Google Play Store.
Kika Keyboard dikembangkan “Kika Tech”, yakni perusahaan China yang bermarkas di Silicon Valley dan mendapat pendanaan signifikan dari Cheetah Mobile pada 2016 lalu.
“Kecurangan ini dilakukan perusahaan-perusahaan berskala besar, bukan peretas random yang beroperasi dari basement,” kata Head of Client Analytics Kochava, Grant Simmons.
Demi persenan
Cheetah Mobile dan Kika Tech mengeksploitasi izin penggunaan aplikasi (app permission). Dari situ, mereka bisa melacak aplikasi apa saja yang selanjutnya diunduh pengguna.
Lalu, Cheetah Mobile dan Kika Tech mengelabui sistem dan mengklaim merekalah yang menyebabkan aplikasi tertentu diunduh.
Praktik ini semata-mata demi mendapat persenan (install bounty), sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (28/11/2018), dari BuzzFeed News.
Diketahui, pengembang aplikasi kerap memberikan install bounty ke para mitra yang membantu penetrasi pengguna baru. Kisarannya dari 50 sen dollar AS (Rp 7.200) hingga 3 dollar AS (Rp 43.000) per satu unduhan. 
Jadi, pengembang lain dirugikan karena membayar install bounty ke pihak yang tak seharusnya menerima. Google sebagai mitra pun dirugikan karena tak mendapat install bounty sebagaimana mestinya.
Kerugian pengguna lebih kepada pengalaman penjajalan. Pengguna akan mendapati baterai perangkat dan data internet cepat habis karena ada transaksi terjadi dalam sistem tanpa sepengetahuan mereka.
Selain itu, aplikasi-aplikasi bikinan Cheetah Mobile dan Kika tech juga meminta permission lain seperti merekam pengetikan teks dan memantau aktivitas download apliaksi. Entah data apa lagi dari pengguna yang diambil oleh dua perusahaan ini.
“Ini adalah pencurian, tak ada jalan lain untuk menjelaskannya,” kata Grant Simmons.
Saat ini, dua aplikasi Cheetah Mobile telah di-nonaktifkan dari Google Play Store, yakni Battery Doctor dan CM Locker. Sisanya masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. 
Penulis: Fatimah Kartini Bohang

Editor: Oik Yusuf
sumber : https://www.msn.com/id-id/berita/teknologidansains/8-aplikasi-populer-di-android-diam-diam-curi-data-pengguna/ar-BBQbeIG?ocid=wispr

CP3 Bahasa Pemrograman Visual | Kelas A


Buatlah Blog seperti ketentuan yang telah disampaikan terdiri dari:
1. Halaman penjelasan mengenai tool yang digunakan
2. Halaman mengenai anggota kelompok
3. Post - post yang berisi tutorial dasar - dasar penggunaan tool yang telah dipilih sebelumnya.

submit jawaban dengan menyampaikan link blog pada kolom komentar dibawah post ini.