Peringkat Sinta

Universitas Narotama mendapat peringkat ke-9 versi Sinta

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 03 Oktober 2019

CP1 Praktikum Object Oriented programming | Kelas A

Diketahui terdapat sebuah lingkaran yang berada di dalam bangun persegi. Buatlah class dan object untuk menghitung luas bidang yang di arsir dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Terdapat public method nilaisisi($s)
  2. Terdapat private property $hitLP,$hitLL,$hitLS.
  3. Tambahkan property dam method lain jika diperlukan agar hasil perhitungan dapat tercapai.
Kerjakan online melalui 3v4l.org, dan copy url hasil pekrjaan anda di kolom komentar.

Gunung Es Besar Hancurkan Lapisan Es Antartika


Gunung Es Sebesar Kota Sidney Hancurkan Lapisan Es

JAKARTA- Gunung es besar seukuran kota Sidney telah menghancurkan lapisan es di Antartika. Menurut Australian Antarctic Division ukurannya bisa mencapai 1.636 kilometer persegi.
Dilansir dari laman 9news, Rabu (2/10/2019) ahli glasiologi, Ben Galton-Fenzi mengungkapkan bahwa para peneliti mendeteksi hal tersebut di Antartika Timur dengan bantuan pencitraan satelit.
"Paling menarik untuk dilihat adalah bagaimana hilangnya es ini akan mempengaruhi lautan meleleh di bawah lapisan es yang tersisa dan kecepatan es mengalir dari benua,” kata Ben.

Helen Amanda Fricker, dari Scripps Institution of Oceanography di AS, mengatakan para ilmuwan pertama kali melihat keretakan hampir 20 tahun lalu.
"Kami memperkirakan gunung es besar akan pecah antara 2010-2015. Kami tahu itu akan terjadi pada akhirnya, itu tidak persis seperti yang kita harapkan,” kata Fricker.
Pada tahun 2017, gunung es berukuran 5.800 kilometer persegi diturunkan dari lapisan es Larsen C di Antartika.

CP1 Visual Programming Language (VPL) | Kelas A.

Buatlah sebuah Blog untuk kelompok anda. Kemudian buatlah beberapa halaman sebagai berikut :

  1. Halaman Kelompok : berisi informasi kelompok yang terdiri atas nim dan nama anggota kelompok.
  2. Halaman Tool  : mengulas tool bahasa pemrograman visual apa yang akan dipergunakan untuk membangun project.
  3. Halaman Project : berisi konsep dasar project yang akan dibuat. Jelaskan secara detail.
Silahkan Komentar dengan menyertakan alamat url Blog dari kelompok anda.

9 Mahasiswa Asing UNNAR Mengikuti Wisuda Sarjana Ke-48 dan Magister Ke-36

Foto: Dircia Dos Santos Ricardo
Terdapat 9 mahasiswa asing Universitas Narotama (UNNAR) mengikuti Wisuda Sarjana ke-48 dan Magister ke-36 yang dilaksanakan pada, Sabtu (28/9/2019) malam di Royal Ballroom, JW Marriott Hotel, Surabaya. Mereka berasal dari tiga Negara yaitu 6 orang dari Timor Leste (Victoria Araujo De Almeida, Dircia Dos Santos Ricardo, Maria Mendonça Nunes, Elisa Sarmento Soares, Emilia Cristiana Baptista Belo, Francisco Xavier Ajano Ribeiro Da Cruz), 2 orang dari Thailand (Aneesa Madeng, Armilah Dimadi), dan 1 orang dari Yaman (Sami Nasser Omar Bakarman). 
Dari 9 orang tersebut, ada Dircia Dos Santos Ricardo yang memiliki prestasi internasional selama menjalani kuliah di UNNAR. Mengikuti kegiatan-kegiatan internasional tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh Dircia yang berasal dari Timor Leste. Kondisi ekonomi keluarganya yang terbatas tidak menghalangi Dircia untuk aktif dalam kegiatan internasional. Dircia mengikuti Dili Model United Nation pada tahun 2017 dan pertukaran pelajar ke National University of Kaohsiung, Taiwan pada 2018. 
“Yang paling sulit adalah memulai untuk mengikuti kegiatan internasional. Saya beruntung sekali karena mendapatkan dorongan dan dukungan selama berkuliah di Universitas Narotama. Dari sini pula saya bisa mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan mahasiswa internasional,” kata gadis asal Dili itu. 
Semangat besar Dircia ternyata ia dapatkan dari ayahnya. Meskipun ayahnya sempat ragu untuk melepas Dircia berkuliah di Indonesia karena masalah biaya, namun ayahnya selalu memberikan semangat untuk maju. 
“Ayah saya selalu bilang, `Kalau kamu ingin sesuatu, berusahalah sendiri maka nanti orang lain akan membantu. Kalau kita tidak berusaha ya tidak akan ada jalannya. Kemudian jika sudah mendapatkan sesuatu, jangan sombong. Lihatlah ke belakang sesekali untuk mengingat siapa dirimu sebelumnya.` Itu yang membuat saya selalu bersemangat ketika sedang merasa lelah atau putus asa,” tutur mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNNAR itu. 
Ia juga sengaja memilih melanjutkan kuliah di Indonesia untuk menghancurkan stigma yang ada di negara asalnya. “Banyak orang di sana bilang kalau mahasiswa yang kuliah di Indonesia itu tidak jelas dan cuma main-main. Lulusan kampus Indonesia juga dianggap rendah. Saya tidak terima itu jadi saya ingin membuktikan bahwa itu salah,” tutur gadis berdarah Timor Leste-Portugis itu. 
Terbukti, saat ini Dircia sudah diterima sebagai supervisor di Bank Negara Timor Leste setelah mengalahkan sekitar 2.000 pelamar. Belum lagi, syarat untuk jabatan tersebut sebenarnya adalah harus lulusan S2. Dari 2.000 pelamar, mereka diseleksi menjadi 124 orang dan akhirnya terpilih 2 orang, yaitu Dircia dan satu lagi seseorang lulusan S2. 
“Mereka bingung karena saya kan masih S1 dan saat seleksi itu saya belum mendapatkan ijazah, hanya transkrip, tapi bisa diterima. Ternyata karena pengalaman saya mengikuti kegiatan-kegiatan internasional jadi saya diterima,” ungkapnya. 
Karena itu pula, Dircia harus merelakan beasiswa S2 dari National University of Kaohsiung, Taiwan yang didapatkannya setelah pertukaran pelajar tahun 2018. “Karena masuk Bank Negara Timor Leste ini sangat sulit, sehingga saya lebih memilih bekerja daripada melanjutkan kuliah di NUK. Harapannya nanti semoga masih ada kesempatan untuk melanjutkan studi S2 di tempat lain,” katanya sambil tersenyum. 
Calon wisudawati asing UNNAR lainnya adalah Armilah Dimadi dan Aneesa Madeng dari Thailand. Perjuangan mereka yang penuh tantangan malah menjadi sebuah keseruan bagi Armilah dan Aneesa. Keduanya adalah mahasiswi Teknik Informatika UNNAR yang terkenal kuliahnya tidak mudah. 
“Sampai akhir perkuliahan kami juga masih sering kesulitan. Tapi justru itu serunya,” kata Armilah lalu tertawa. Mereka berdua sengaja memilih Teknik Informatika karena penasaran dan keingintahuan mereka yang tinggi. Meski begitu, keduanya tidak ingin bekerja di bidang TI. 
“Inginnya jadi tour guide di Thailand. Kalau Armilah maunya kerja di Malaysia. Pokoknya kami ingin keliling negara,” kata Aneesa. 
Aneesa adalah gadis pertama di desanya di Thailand yang berkuliah di Indonesia. Maka dari itu ia ingin kembali ke Thailand sebelum melanjutkan perjalanannya ke negara lain. “Saya jadi lebih berani dan lebih berjuang selama kuliah di sini. Juga jadi lebih yakin ketika mengambil suatu keputusan. Itu yang akan saya bawa kembali ke Thailand. Saya ingin berguna untuk negara,” tutupnya. [humas] 

Rabu, 02 Oktober 2019

CP1 Pemrograman Berorientasi Object | Kelas A

Diketahui sebuah bangun trapesium sama kaki. Nilai a dan nilai b di inputkan melalui public method nilaiawal($a,$b). Terdapat private property a, b, c, t dan private method hitT() , Buatlah class dan object untuk menghitung luas kedua segitiga siku - siku yang ada pada trapesium tersebut dengan menggunakan public method tampilkan().
NB: Kerjakan melalui 3v4l.org dan submit urlnya melalui komentar dibawah ini.

Selasa, 01 Oktober 2019

CP1 Visual Programming Language Kelas B

Buatlah sebuah Blog untuk kelompok anda. Kemudian buatlah beberapa halaman sebagai berikut :

  1. Halaman Kelompok : berisi informasi kelompok yang terdiri atas nim dan nama anggota kelompok.
  2. Halaman Tool  : mengulas tool bahasa pemrograman visual apa yang akan dipergunakan untuk membangun project.
  3. Halaman Project : berisi konsep dasar project yang akan dibuat. Jelaskan secara detail.
Silahkan Komentar dengan menyertakan alamat url Blog dari kelompok anda.

Senin, 30 September 2019

Sudah 'Matang', Para Ahli Ingatkan Gempa Besar 'The Big One' Bisa Terjadi Dalam Waktu Dekat

DREAMERS.ID - Pernah menonton atau mengetahui film Hollywood anyar ‘San Andreas’ yang dibintangi oleh Dwayne ‘The Rock’ Johnson? Film menegangkan itu memperlihatkan bagaimana dahsyatnya bencana gempa bumi yang mengakibatkan tsunami besar.
Namun ternyata itu bukan hanya film semata namun memang benar adanya, mulai dari lokasi, kondisi sampai prediksi mengenai gempa besar. Karena California adalah satu titik panas hotspot untuk aktivitas seismik.
Para ahli pun, melansir Liputan6, telah memperingatkan kemunculan gempa besar atau yang biasa disebut ‘The Big One’ dalam beebrapa waktu dekat. Diperkirakan jika gempa besar itu menyerang, kekuatannya mampu menghancurkan Golden State pada kekuatan 7.8 skala richter.

Hal ini bisa terjadi karena California berada di atas lempeng tektonik Amerika Utara dan Pasifik, termasuk patahan San Andreas yang melintasinya. Sebenarnya sesar ini bergerak dengan kecepatan yang sangat lambat, hanya sekitar 2 milimeter per tahunnya.
Namun tekanannya telah terbentuk selama berabad-abad yang suatu hari hari akan melepaskan gempa besar. Menurut permodelan dari USGS, gempa 7.8 SR di sepanjang California bisa menyebabkan sekitar 1.800 kematian dan kerugian ekonomi USD 213 miliar.
Kini, Eric Last, seorang ahli geologi di University of California Davis memperingatkan jika tidak akan ada peringatan tentang ‘The Big One’. Dan mereka menyebut, bisa saja terjadi besok. "Di suatu tempat di sepanjang garis (lempeng), kita akan mengalami gempa California yang cukup besar dan cukup dekat dengan daerah padat penduduk, untuk menyebabkan kerusakan besar dan hilangnya nyawa." Tulis Eric Last.

Dr Thomas Rockwell, seorang profesor geologi dan paleoseismolog San Diego State University, mengatakan kepada KPBS News yang dikutip dari Express, Rabu (25/9/2019): "Saya yakin Anda telah mendengar tentang sesar San Andreas yang tertahan karena gempa bumi. Dari penanggalan gempa bumi pada masa lalu, kita tahu bahwa interval berulang rata-rata sekitar 180 tahun."
"Sekarang sudah 380 tahun sejak gempa besar terakhir. Ini memunculkan dugaan bahwa mungkin kita sudah melewati gempa-gempa kecil. Bagaimanapun juga, sangat jelas bahwa San Andreas selatan 'sudah matang' untuk gempa bumi besar, dan pertanyaannya adalah; mengapa itu tidak terjadi?" imbuhnya.
Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah karena tidak ada cara bagi ahli geologi untuk memprediksi apakah patahan tersebut akan menjadi sumber gempa super dahsyat berikutnya. Memang ada data paleoseismik, namun data tersebut tidak bisa digunakan untuk membuat prediksi.
Bahkan USGS pun tidak memahami gempa bumi dengan cukup baik untuk mengetahui dengan tepat di mana gempa bumi berikutnya akan terjadi, berapa besarnya, atau kapan tepatnya akan mengguncang.
Alasan lain mengapa California sangat rawan gempa adalah karena negara bagian ini berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Ring of Fire adalah garis patahan terbesar dan paling aktif di dunia, membentang dari Selandia Baru, sekitar pantai timur Asia, ke Kanada dan Amerika Serikat dan terus ke ujung selatan Amerika Selatan.
Perlu diketahui jika jalur ini menyebabkan lebih dari 90% dari gempa bumi dunia. Lempeng-lempeng tersebutlah yang  membentuk Cincin Api Pasifik yang begitu besar. Bahkan pergerakan atau pergeseran yang mampu menghasilkan getaran luar biasa, aktivitas gunung berapi hingga tsunami.

Sumber : dreamers.id