Minggu, 17 Februari 2019

Kalah Adu Penalti, Futsal Universitas Narotama Runner Up TUNFC 2019 di Bandung

BANDUNG, SURYAKABAR.com – Tim futsal Universitas Narotama (Unnar) Surabaya harus puas finis di posisi runner up Telkom University National Futsal Championship (TUNFC) 2019. Ini setelah di pertandingan final, tim asuhan Dobi Harianto itu kalah 2-3 dari UPI Bandung lewat drama adu penalti di GOR Jatinangor Bandung, Sabtu (16/2/2019) malam.

Adu penalti dilakukan, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu pertandingan normal berakhir.

Mengawali pertandingan, kedua tim sama-sama kesulitan mencetak gol. UPI berpeluang unggul lebih dulu, setelah mendapat penalti menit 11. Namun, sang algojo penalti Fikriansyah gagal menjebol gawang Unnar. Kedudukan imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Lucky Rahman membawa Unnar unggul 1-0 menit 31. Keunggulan Unnar tidak bertahan lama. Berselang dua menit, Radyan Ferdiansyah menyamakan skor 1-1 dan bertahan hingga babak kedua berakhir.

Pertandingan langsung dilanjutkan adu tendangan penalti. UPI mendapat kesempatan lebih dulu untuk menjadi eksekutor penalti.

Aginda Andika yang dipercaya menjadi eksekutor tendangan penalti pertama dari UPI berhasil membawa keunggulan 1-0.

Ajih Maga tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan sang pelatih, Dobi Harianto untuk menjadi penendang penalti pertama dari Unnar. Tendangan Ajih Maga menjebol gawang UPI dan mengubah skor 1-1.

Skuad Unnar berbinar, setelah penendang kedua UPI M Fauzi gagal menjebol gawang Unnar. Kapten tim Unnar, Choirul Am Rossy membalikkan keadaan menjadi 2-1. Fikriansyah dari UPI menyamakan skor 2-2.

Unnar berpeluang merebut juara, karena masih memiliki satu penendang penalti. Kesempatan itu gagal dimaksimalkan, setelah eksekusi Rinaldo gagal mencetak gol.

rossy
Choirul Am Rossy, Best Player TUNFC 2019 di Bandung.

Penalti tambahan dilakukan untuk mencari selisih satu gol, karena dari masing-masing tiga penendang penalti, skor imbang 2-2.

Kiblat Anshori membawa UPI unggul 3-2. Giliran pemain Unnar melakukan tendangan. Haris Nur gagal dan UPI pun akhirnya menang tendangan penalti, 3-2.

“Kami kurang beruntung. Meskipun pemain tidak komplet, tetapi permainan anak-anak di final bagus,” kata Dobi Harianto, Head Coach Futsal Universitas Narotama kepada suryakabar.com usai pertandingan.

Kegagalan futsal Unnar merebut juara, terobati seiring dinobatkannya Choirul Am Roosy sebagai Best Player di turnamen ini. “Rossy dinobatkan sebagai pemain terbaik,” tandas Dobi. (es)

0 komentar:

Posting Komentar